Desktop ImageDesktop Image
  • mother & child
  • medical check up

Medical Check Up
Obesitas Anak

  • Home Care
  • Walk In

Tes obesitas pada anak adalah pemeriksaan gambaran status kesehatan anak pada saat ini, serta menilai risiko kesehatan yang berpotensi muncul di masa yang akan datang sebagai akibat dari kondisi obesitas, seperti penyakit jantung, perlemakan hati, hipertensi, dan gangguan ginjal.

GET IT FOR

1.400.000

Detail Pemeriksaan
Isi Pemeriksaan
  1. Gambaran darah tepi

  2. Hematologi lengkap

  3. Kolesterol HDL

  4. Kolesterol LDL

  5. Trigliserida

  6. Kolesterol Total

  7. Glukosa puasa

  8. Asam Urat

  9. SGOT

  10. SGPT

  11. Ureum

  12. Kreatinin

  13. ApoB

Persiapan Pemeriksaan

Berpuasa 8-10 jam sebelum melakukan tes. Diperbolehkan untuk minum air mineral selama berpuasa.

Manfaat Pemeriksaan

Pemeriksaan obesitas pada anak digunakan untuk:

  • Melihat gambaran status kesehatan anak

  • Menilai risiko kesehatan yang mungkin muncul di masa yang akan datang sebagai akibat kondisi obesitas

  • Mengecek diabetes atau masalah kesehatan lain yang mungkin menyebabkan obesitas

Manfaat pemeriksaan ini antara lain:

  1. Gambaran darah tepi: Memeriksa bentuk dari bagian padat dari penyusun darah manusia, yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

  2. Hematologi Lengkap: Mengetahui kondisi dari sel darah merah, sel darah putih, keping darah/ trombosit, dan komponen darah lainnya.

  3. Kolesterol HDL: Mengetahui jumlah zat lemak dalam darah.

  4. Kolesterol LDL: Mengetahui jumlah zat lemak yang dapat menempel di dinding pembuluh darah dan mempersempit ruang pembuluh darah.

  5. Trigliserida: Mengetahui salah satu jenis lemak yang mengalir di dalam darah

  6. Kolesterol Total: Mengetahui jumlah kolesterol baik, kolesterol jahat dan trigliserida dalam setiap desiliter darah

  7. Glukosa puasa: Mengetahui kadar glukosa yang diproduksi hati setelah berpuasa 8-12 jam sebelum pemeriksaan.

  8. Asam Urat: Mengetahui kadar asam urat dalam darah atau urin.

  9. SGOT/ SGPT: Mengetahui kondisi dan fungsi hati.

  10. Ureum: Mengetahui komponen yang terdapat pada urin seperti protein, albumin, bilirubin, gula, dan darah, serta untuk mengetahui tingkat keasaman (pH) dan pemeriksaan warna urin.

  11. Kreatinin: Mengetahui kondisi organ ginjal melalui pengecekan kadar kreatinin dalam darah.

  12. ApoB: Mengetahui ada atau tidak risiko penyakit kardiovaskular

Tentang Pemeriksaan

Siapa yang dapat melakukan tes ini? / Kepada siapa tes ini dapat ditujukan?

Tes obesitas pada anak direkomendasikan oleh dokter untuk:

  • Anak yang memiliki gejala obesitas

  • Anak yang sering mengonsumsi makanan yang tidak sehat

  • Anak yang jarang bergerak/olahraga

  • Anak dengan riwayat keluarga obesitas

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan ini?

Pemeriksaan obesitas pada anak sangat direkomendasikan untuk dilakukan secara berkala.

Apa ciri-ciri anak dapat dikategorikan sebagai obesitas?

Anak-anak dikatakan obesitas apabila hasil IMT masuk dalam kategori obesitas, dengan kategori IMT sebagai berikut:
Kurang : di bawah persentil ke-5
Normal : persentil ke-5 sampai ke-85
Kegemukan : persentil ke-85 hingga ke-95
Obesitas : 95 persen atau lebih tinggi

Apa akibat obesitas pada anak?

Obesitas pada anak bisa mempengaruhi pertumbuhan anak-anak dan remaja, bahkan menyebabkan komplikasi serius. Berikut adalah beberapa akibat obesitas pada anak:

  • Gejala prediabetes

  • Sindrom metabolik

  • Gejala asma

  • Gangguan tidur

  • Hepatic steatosis

  • Pubertas dini

  • Gangguan pertumbuhan muskuloskeletal

  • Flat feet

Artikel Kesehatan

CTA Banner FullCTA Banner Full
Layanan kesehatan fleksibel
Tersedia Home Care ke lokasimu, atau Walk-In ke klinik kami. Sehat jadi lebih mudah untukmu!